KABARPANGANDARAN – Sebagian warga masyarakat di sepanjang jalur pesisir selatan Pantai Bojongsalawe Parigi selain bertani menanam padi juga ada yang menanam jenis sayuran kangkung cabut, karena cara menanam kangkung cabut ini cukup mudah dan juga singkat, jadi bisa menanamnya baik di sawah atau di ladang di sekitar rumah.
Salah satu warga Desa Karangjaladri Dusun Buniayu Deni (45) mengatakan dalam proses penanaman kangkung cabut ini dari biji yang dapat langsung ditanam tanpa disemai terlebih dahulu.
“Proses penanamannya praktis dari bijinya tidak usah di semai,langsung ditanam ke lahan yang sudah ada,” katanya, Jumat, 19 Mei 2023 .
Menurutnya metode penanaman dimulai dengan membuat alur memanjang di bedengan dengan kedalaman 1 hingga 2 centimeter, sehingga alur tersebut bisa digunakan lebih mudah dengan mengencangkan tali di sepanjang bedengan.
“Jaraknya antara 1 alur dengan alur lainnya adalah 20 centimeter, sehingga 5-6 alur tanam bisa dibuat di bedengan dengan lebar 100 centimeter,” tuturnya.
Selanjutnya untuk alurnya dapat dibuat lurus dan rapi sehingga memudahkan dalam perawatan dan pemanenan nanti, lakukan penanaman segera pada lahan tetapi tidak perlu terlalu rapat dan setelah itu tutupi kembali dengan tanah.
“Setelah itu bibit diberi pupuk dan disiram, setelah 3 sampai 4 hari bibit biasanya sudah mulai berkecambah,” lanjut Deni.
Kemudian dalam proses penyiraman tanaman kangkung cabut yang ditanam di darat membutuhkan air untuk bertahan hidup,karena tanaman kangkung tidak dapat tumbuh dengan baik tanpa air.
“Penyiraman yang baik dapat dilakukan dua kali sehari di pagi dan sore hari,” ungkapnya.
Untuk tanaman kangkung cabut miliknya saat ini sudah memasuki umur 7 hari atau seminggu, dan setelah memasuki 25 hari sudah dapat dipanen.
“Semoga bila panen nanti hasilnya bagus dan bisa dijual ke pasar,kalau saya biasanya ada pemasok yang langsung datang,” tambahnya.***






