KABAR PANGANDARAN – Senyum sumringah kini menyelimuti wajah para nelayan di kawasan Bojongsalawe, Kabupaten Pangandaran. Seiring memasukinya musim kemarau, hasil tangkapan ikan laut di wilayah ini dilaporkan mengalami peningkatan drastis. Berkah berlimpah ini kian terasa sempurna setelah Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Bojongsalawe yang baru saja selesai direhabilitasi kini sudah bisa kembali difungsikan untuk proses pelelangan.
Ketua Rukun Nelayan (RN) Bojongsalawe, Sugito, mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam atas melimpahnya hasil laut yang didapat oleh para nelayan setempat dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, siklus alami perubahan cuaca memegang peranan penting terhadap keberhasilan panen para nelayan.
”Alhamdulillah, hasil tangkapannya melimpah,” ujar Sugito saat ditemui langsung di area TPI Bojongsalawe,Minggu,2 Agustus 2026.
Musim Kemarau Jadi Waktu Panen Ideal
Sugito menjelaskan bahwa fenomena melimpahnya ikan di perairan Bojongsalawe merupakan hal yang lumrah terjadi saat memasuki musim kemarau. Berdasarkan pola tahunan, periode antara bulan Agustus hingga Oktober selalu menjadi momen puncak bagi para nelayan untuk memanen rizki di lautan.
Ia menambahkan, kondisi cuaca di musim kemarau membuat keberadaan ikan lebih mudah dijangkau oleh alur penangkapan nelayan harian. Hal ini berbanding terbalik jika wilayah perairan sudah memasuki musim penghujan.
”Setiap musim kemarau, dari bulan Agustus sampai Oktober, memang saatnya nelayan panen ikan. Kalau nanti memasuki musim hujan, bukannya ikan tidak ada, tetapi jangkauannya jadi sangat jauh. Ikan cenderung berenang di kedalaman air laut, sehingga nelayan lebih susah untuk menangkapnya,” tutur Sugito.
TPI Selesai Lebih Cepat dari Target
Melimpahnya tangkapan nelayan saat ini bertepatan dengan rampungnya proyek rehabilitasi TPI Bojongsalawe. Meski secara administratif penyelesaian proyek tersebut sebenarnya masih menyisakan waktu sekitar 20 hari ke depan, proses pengerjaan fisik di lapangan ternyata berhasil dirampungkan lebih cepat dari jadwal.
Melihat arus tangkapan ikan yang mulai membludak dan membutuhkan penanganan cepat, pihak Rukun Nelayan langsung berinisiatif mengajukan permohonan izin operasional fasilitas tersebut kepada dinas terkait.
”Karena ikan sudah mulai banyak, kami memohon kepada Kepala Dinas Kelautan agar bangunan ini bisa langsung digunakan untuk pelelangan,” lanjutnya.
Proses serah terima pengelolaan TPI Bojongsalawe dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran kepada Rukun Nelayan kini telah berjalan lancar. Bangunan yang kini jauh lebih layak dan representatif tersebut dipastikan akan memberikan dampak besar bagi kelancaran roda ekonomi masyarakat pesisir Bojongsalawe.
Atas perhatian dan kelancaran proses pembangunan fasilitas vital ini, Sugito menyampaikan apresiasi mendalam kepada pimpinan daerah.
”Dengan sudah diserahterimakannya TPI ini, bangunannya sangatlah bermanfaat untuk kami. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Bupati Pangandaran,” pungkas Sugito.
Kini, para nelayan Bojongsalawe dapat menjalankan aktivitas lelang ikan dengan lebih nyaman, tertata, dan higienis, menyongsong sisa musim panen hingga beberapa bulan ke depan.***












